Sabtu, 16 April 2011

Dampak kenaikan harga bagi pemerintah

Kenaikan harga pasar akan menimbulkan inflasi dimana dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
  1. konsumsi masyarakat yang meningkat
  2. berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi atau bahkan spekulasi
  3. akibat adanya ketidak lancaran distribusi barang.

Pemerintah adalah sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan-kewenangan, melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahan serta pembangunan masyarakat dari lembaga-lembaga dimana mereka ditempatkan. Pemerintah merupakan organisasi atau wadah yang mempunyai kekuasaan dan lembaga yang mengurus kenegaraan dan kesejahteraan rakyat dan negara. 

Kebijakan menaikan harga yang diambil Pemerintah tidak lepas dari pro dan kontra. Pro dan kontra yang muncul tersebut membuat pemerintah akan sangat berhati-hati dalam hal ini, karena terkadang ketidakpuasan masyarakat yang terus menerus akan membuat hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, lebih jauh lagi tidak jarang masyarakat meminta agar presiden turun (dalam arti melepas jabatan). Jadi bukan hanya masyarakat dan para produsen saja yang mendapat dampak positif maupun negative dari kenaikan harga, tapi juga pemerintah yang notabene memutuskan akan menaikkan harga.

Ada kalanya tingkat inflasi meningkat tiba-tiba atau wujud akibat suatu peristiwa yang berlaku di luar ekspentasi pemerintah. Misalnya efek pengurangan nilai uang yang sangat besar atau ketidakstabilan politik. Menghadapi masalah inflasi yang bertambah cepat ini pemerintah akan menyusun langkah-langkah yang bertujuan untuk mengatasi masalah inflasi yang bertambah cepat tingkatnya. Contohnya seperti pemerintah terpaksa mencetak uang atau meminjam dari bank sentral. 

Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. 

0 komentar:

Posting Komentar

Entri Populer

Ana na...na... Slideshow: Ana’s trip to Jakarta, Java, Indonesia was created by TripAdvisor. See another Jakarta slideshow. Take your travel photos and make a slideshow for free.
 

HELLO AKU ANA. Design By: SkinCorner